Blogger Widgets

News Update :
Tampilkan postingan dengan label Pegawai Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pegawai Baru. Tampilkan semua postingan

5 Cara Melewati Hari Pertama Bekerja

Penulis : Unknown on Senin, 06 Januari 2014 | 18.13

Senin, 06 Januari 2014

Selamat Bright Friends! Anda telah diterima sebagai karyawan baru di kantor impian! Perasaan senang dan tidak sabar untuk bekerja pasti sedang hinggap saat ini! Namun, jika perasaan bahagia tersebut dibarengi dengan perasaan gugup karena akan menginjakkan kaki di lingkungan pekerjaan, maka scroll mouse ke bawah untuk mendapatkan tips sukses di hari pertama bekerja!
1. Pelajari rute

Success depends upon previous preparation, and without such preparation there is sure to be failure.” ~Confucius
Tentu Anda tidak mau telat masuk di hari pertama bekerja bukan? Karena itu, mari pelajari rute terbaik dan tercepat untuk bisa sampai ke kantor.
Caranya sendiri tidak rumit kok. Selain bertanya kepada kerabat atau teman dekat, Anda bisa manfaatkan fitur Google Maps. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan gambaran rute perjalanan menuju ke kantor baru Anda. Dari situ Anda pun bisa memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tujuan.
Bagi Anda yang menggunakan kendaraan umum, cari tahu juga angkutan mana saja yang bisa membawa Anda ke tempat tujuan, schedule keberangkatan, dan estimasi lama waktu perjalanan. Pilihlah angkutan yang tercepat dan efisien agar tidak repot bergonta-ganti kendaraan.
Jika ingin memiliki persiapan yang lebih matang, Anda bisa mencoba mempelajari rute dari rumah ke kantor baru beberapa hari sebelum hari H. Siapa tahu, dengan begitu Anda bisa mengetahui spot-spot macet sepanjang perjalanan menuju tempat kerja dan menemukan rute alternatif untuk mengatasinya.
2. Pakai baju terbaik Anda
You never get a second chance to make a good first impression” ~ Will Rogers
Untuk memberikan kesan pertama yang baik dengan teman-teman kantorbaru, tidak ada salahnya lho memakai baju terbaik Anda. Baju terbaik bukan berarti baju formal seperti ingin pergi ke pesta! Tapi baju yang menambah percaya diri dan tentunya sesuai dengan lingkungan bekerja Anda. Jika merasa belum ada baju terbaik di dalam lemari, maka tidak ada salahnya untuk pergi ke mall dan membeli pakaian baru, Bright Friends. Untuk referensi, ajak teman atau kerabat sehingga bisa memberi masukan apakah pakaian yang akan dibeli, sesuai atau tidak dengan kita.
Baju terbaik sudah siap? Jangan lupa untuk memberikan senyum terbaik Anda. Seperti kata Mother Teresa, “Everytime you smile at someone, it is an action of love, a gift to that person, a beautiful thing”. Senyum adalah bahasa universal yang berarti baik, jika Anda memberikan senyum terbaik kepada teman kantor baru Anda, dia pasti akan membalasnya juga. So, don’t forget to smile! J
3. Lihat, dengar, dan perhatikan
Listen to many, speak to a few” ~William Shakespeare
Di hari pertama nanti, pasti Anda akan diberitahu banyak hal oleh HRD, bos Anda hingga teman kerja baru Anda tentang cara kerja dan lainnya. Agar tidak terlewatsatu pun, catatlah informasi-informasi tersebut dalam buku catatan Anda. Jika masih ada hal-hal yang Anda kurang pahami, jangan malu untuk bertanya. Bertanya itu tidak ada salahnya mengingat Anda adalah orang baru di kantor tersebut. Ingat kata Steve Jobs, “Stay hungry, Stay Foolish!” Namun ingat! Bertanyalah sewajarnya!
Selain mendapatkan informasi-informasi baru, ada baiknya perhatikan lingkungan kantor sekitar. Jangan lupa untuk tahu letak ruang meeting, mesin fotokopi hingga pantry.
4. Be humble
A man wrapped up in himself makes a very small bundle.” ~Benjamin Franklin
Anda termasuk seseorang dengan sense of humor yang tinggi? Jika iya, kendalikan terlebih dahulu sense of humor tersebut. Jangan dulu mengeluarkan karakter asli Anda di hari pertama kerja. Tidak mau kan sudah dicap SKSD (sok kenal sok dekat) di hari pertama Anda? Biarlah karakter Anda keluar dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.
Perbanyaklah senyum dan jangan terlalu banyak bicara di hari pertama. Fokus saja pada job desk yang bos Anda arahkan. Beradaptasi saja dulu dengan lingkungan dan tata cara bekerja di kantor tersebut.
5. Bring your own lunch
Most people treat the office manual the way they treat a software manual. They never look at it.” ~ James Levine
Karena Anda belum tahu habit makan siang para pegawai di kantor, membawa bekal makan siang sendiri bisa jadi salah satu solusi untuk menyiasati makan siang di hari pertama bekerja. Apalagi Anda juga belum kenal dengan pegawai kantor yang lain, jadi lupakan dulu untuk langsung bersosialiasi di hari pertama.
Biarkan waktu makan siang Anda di hari pertama untuk mengenal tempat kerja terutama wilayah kubikel Anda. Sambil memakan bekal, Anda bisa sambil mengecek e-mail baru dan juga mengenali job desk. Hal ini sangat berguna, agar di hari-hari awal bekerja Anda sudah tahu betul job desk, flow kerja, dan hal lainnya.

komentar | | Read More...

7 Tips Sukses Menjadi Pegawai Baru di Kantor

Penulis : Unknown on Senin, 30 Desember 2013 | 18.27

Senin, 30 Desember 2013

Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini. Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar. 

Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja. 

1. Cara Berpakaian

Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru. 

2. Budaya Kantor
Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting.

3. Kepribadian yang Positif 
Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor. 

4. Mengingat Nama & Posisi 
Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.

5. Bantu & Inisiatif
Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu.

6. Semangat Bekerja 
Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas!

Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. 

7. Hindari Bergosip Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan. 
Sumber : http://anagbocamartikel.blogspot.com
komentar | | Read More...

YM Status

 
Design Template by panjz-online | Edited by Cupris | Powered by Blogger